Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Gagasan Pawitra

Mengabadikan yang ada di lereng utara Gunung Penanggungan

Gagasan Pawitra

Mengabadikan yang ada di lereng utara Gunung Penanggungan

  • Konservasi
    • Pendakian
    • Hutan Utara
    • Penanaman
  • Tentang Kami
    • Portofolio
    • Astana Jabal Sirr
  • Lereng Utara
    • Sosial
    • Sejarah
    • Pendidikan
    • Panggalan
  • Konservasi
    • Pendakian
    • Hutan Utara
    • Penanaman
  • Tentang Kami
    • Portofolio
    • Astana Jabal Sirr
  • Lereng Utara
    • Sosial
    • Sejarah
    • Pendidikan
    • Panggalan
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Gagasan Pawitra

Mengabadikan yang ada di lereng utara Gunung Penanggungan

Gagasan Pawitra

Mengabadikan yang ada di lereng utara Gunung Penanggungan

  • Konservasi
    • Pendakian
    • Hutan Utara
    • Penanaman
  • Tentang Kami
    • Portofolio
    • Astana Jabal Sirr
  • Lereng Utara
    • Sosial
    • Sejarah
    • Pendidikan
    • Panggalan
  • Konservasi
    • Pendakian
    • Hutan Utara
    • Penanaman
  • Tentang Kami
    • Portofolio
    • Astana Jabal Sirr
  • Lereng Utara
    • Sosial
    • Sejarah
    • Pendidikan
    • Panggalan
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
AlamBuku PendidikanPendidikan

Sinergi Alam dan Manusia

By admin
April 16, 2026 2 Min Read
0

(Memayu Hayuning Bawana Masyarakat Geopark Kebumen dan Yogyakarta)

Penulis:

Yulian Widya Saputra | Aisyah Trees Sandy | Najma Nur Mawaddah | Juwari | Fransisko Sitanggang | Nadya Rizky Nurazizah | Bella Pertiwi Anwar | Shifa Kamila Rahmatullah Ana Puji Lestari | Izzaty Fidinnina | Herlina | Intan Nuraini | Thasya Ishya Hardiyanti | Vellania Salsabila | Yulna Ningsih | Putri Dominique Parerungan | Muhammad Tandjung Wicaksono | Joisman Berkat Setia Gea

Editor: Muhammad Sukron Fauzi, M.Pd., C.Ed.

Desain Cover: Iga Nur Ramdhani S.Ars., M.Ars

Tata Letak: Yulian Widya Saputra

Sumber gambar: Mahasiswa Pendidikan Geografi Angkatan 2023

Ukuran: 143 hal, Uk: 15.5 x 23 cm

Penerbit: PT PAWITRA BASKARA ABADI

ISBN:

Sinergi antara alam dan manusia merupakan sebuah hubungan yang saling bergantung dan mempengaruhi, di mana keduanya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Alam sebagai sumber kehidupan menyediakan segala yang dibutuhkan oleh manusia, sementara manusia, dengan segala akal dan teknologi yang dimilikinya, memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat alam agar tetap lestari untuk generasi mendatang.

Hubungan harmonis ini tercermin dalam berbagai bentuk interaksi, mulai dari pertanian yang ramah lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana, hingga upaya konservasi dan pelestarian keanekaragaman hayati. Sinergi antara alam dan manusia tidak hanya tentang mengambil, tetapi juga memberi kembali kepada alam, melalui tindakan-tindakan yang mendukung keberlanjutan dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Melalui kesadaran dan penghargaan terhadap alam, manusia diharapkan dapat menyadari betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam, mengingat kerusakan yang terjadi akibat eksploitasi yang berlebihan dapat menurunkan kualitas hidup dan mengancam kelangsungan kehidupan itu sendiri.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Cukup Sampai di Sini #Milen

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Semua tentang Hutan, Buku, dan Dusun

  • Sinergi Alam dan Manusia
  • Cukup Sampai di Sini #Milen
  • Kayu Apa Saja yang Bisa Dijadikan Kekean?
  • Bagaimana Aturan Permainan Tradisional Panggalan Disusun?
  • Aneka Jenis Kekean untuk Permainan Tradisional Panggalan

Sekretariat:
Astana Jabal Sirr
Dusun Genting
Desa Wotanmas Jedong
Kec. Ngoro
Kab. Mojokerto
Telp. 085733099701

  • Kontak
  • Panggalan
  • Tentang Kami

Pengetahuan tidak lahir dari membaca, tapi ia lahir dari berpikir. Membaca tanpa berpikir, sama dengan makan tanpa mencerna.
MOHAMMAD HATTA

Copyright 2026 — Gagasan Pawitra. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme